Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Tampilkan postingan dengan label Soal Tes Psikotes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Soal Tes Psikotes. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Januari 2012

Contoh Soal Psikotest Sinonim atau Persamaan Kata

Tes psikologi, atau  Soal Psikotes adalah pengukuran terhadap beberapa aspek perilaku manusia dengan prosedur yang sesuai akan muatan yang penuh ketelitian, metode administrasi dan interpretasi. Soal psikotest banyak digunakan dalam berbagai rekrutmen pegawai swasta, seleksi pegawai BUMN dan seleksi CPNS, atau pegawai Bank, maupun PMA. Psikotest ini sering menjadi momok bagi pelamar kerja. Namun, sebenarnya test ini tidak begitu menakutkan bila si pelamar kerja rajin berlatih mengerjakan soal psikotest. Soal psikotest ini terdiri dari beberapa jenis soal antara lain, Latihan psikotes kemampuan verbal soal psikotes sinonim.
Latihan psikotes kemampuan verbal – Contoh Soal tes Psikotes sinonim (persamaan/padanan makna/kata) ditujukan untuk mengukur kemampuan analogis yang sangat diperlukan dalam pengambilan keputusan dan ingkat kewaspadaan dan kecermatan terhadap suatu indikasi yang sama/mirip, sekaligus mengukur wawasannya. Salah satunya, bahwa seseorang akan lebih cepat, lebih efektif, dan lebih efisien dalam mengambil keputusan/kebijakan; ketika dihadapkan pada permasalahan yang memiliki prinsip serta tipe yang sama dengan permasalahan yang pernah dihadapinya.

Contoh Soal Psikotest

Petunjuk Soal :
Pilihlah satu jawaban yang merupakan sinonim atau persamaan/padanan kata/makna yang paling tepat terhadap soal/kata yang diberikan. Ada 8 buah contoh soal dan anda diberi watu 2 menit untuk menyelesaikannya.
1. Idiot =
a. Tolol           b. Pendapat
c. Ide              d. Usul
2. Reguler =
a. Senin sampai Jumat    b. Sabtu Minggu
c. Konspirasi                     d. Teratur
3. Logis =
a. Mantap        b. Akal
c. Logos            d. Masuk Akal
4. Kleptomania =
a. Penguntit     b Pencuri
c. Peminjam    d. Langganan
5. Sindikasi =
a. Kejahatan   b. Persekutuan
c. Dugaan        d. Persaingan
6. Kreasi =
a. Rencana     b. Pemikiran
c. Ciptaan       d. Program
7. Akreditasi =
a. Persamaan   b. Kelembagaan
c. Pengakuan   d. Persyaratan
8. Daya =
a. Kaya          b. Usaha
c. Mampu     d. Kekuatan

Silahkan  baca artikel rekomendasi dari saya DISINI

Contoh Soal Psikotes Matematika

contoh soal psikotes matematikaContoh Soal Psikotes Matematika , Berikut adalah Soal – Soal latihan matematika , soal ini bagus untuk latihan psikotes yang akan menghadapai soal tes psikotes, atau psikotes cpns  , soal ini adalah soal psikotest matematika  yang sering dipakai selama beberapa tahun yang lalu dan sampai sekarang masih dipakai oleh perusanan besar seperti astra, pama, honda, adira, wika, waskita bank seperti bank mandiri, bca, bri,bni, maupun cpns dan bumn, seperti telkom, pln, pdam,pegadaian.
Matematika (dari bahasa Yunani: μαθηματικά – mathēmatiká) adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola,[2][3] merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode deduksi yang kaku dari aksioma-aksioma dan definisi-definisi yang bersesuaian.[4]

contoh soal psikotes matematika :

1. Jumlah umur ayah dan umur ibu 90 tahun.
Umur ayah : umur ibu = 8 : 7.
Berapa tahun umur ayah ?
2. Seorang pedagang buah membeli 1.000 buah sawo
dengan harga Rp. 150.000,00. Ia menjual sawo itu Rp.
180,00 per buah. Berapa % untungnya ?
3. Adi bersepeda dengan kecepatan 15 km/jam. Jarak
yang ia tempuh 37,5 km. Jika ia berangkat pukul 7.55,
pukul berapa tiba di tempat yang dituju ?
4. Amir menabung di koperasi sekolah dengan mendapat
bunga 15 % setahun. Apabila uang tabungan semula
Rp. 90.000,00, maka setelah 1 tahun menabung dan
mendapat bunga, uang tabungannya menjadi …
A. Rp. 77.500,00
B. Rp. 99.500,00
C. Rp. 102.500,00
D. Rp. 103.500,00
5. Seseorang menabung di sebuah bank sebanyak Rp.
350.000,00. Setelah 1 tahun menabung dan mendapat
bunga, jumlah uang tabungannya menjadi Rp.
406.000,00. Bunga yang diterima dalam 1 tahun adalah
… %
A. 8
B. 14
C. 16
D. 18
6. Ayah membeli gamping (kapur) 1,5 ton, 7,5 kuintal
dan 150 kg. Jumlah gamping yang dibeli ayah = … kg
A. 9.150
B. 2.400
C. 2.300
D. 2.265
7. Sebuah segi tiga siku-siku, sisi siku-sikunya 15 cm dan
20 cm. Sisi miring segi tiga siku-siku adalah … cm
A. 5
B. 25
C. 35
D. 300
8. Berapakah jumlah 47 orang dan 11 orang ?
a. 48 orang
b. 57 orang
c. 58 orang
d. 68 orang

Silahkan  baca artikel rekomendasi dari saya DISINI

contoh soal psikotest menggambar pohon

contoh soal psikotes menggambar pohonbiasanya di setiap kita mengikuti seleksi masuk entah di cpns, perusahaan maupun bank , biasanya ada psikotess untuk menggambar suatu objek, bisa berupa pohon yang berkayu, manusia yang sedang melakukan aktifitas, maupun gambar rumah. berikut tips dan apa yang sebaiknya dilakukan pada saat anda mengikuti  test menggambar pohon, rumah maupun manusia.
Biasanya akan ada perintah dari Hrd, atau lembaga konsultan psikolog : Gambarlah pohon yang mempunyai kayu atau berkayu, dan biasanya ada perintah awal yaitu gambar pohon yang boleh digambar dan gambar pohon yang tidak boleh di gambar. Contoh gambar pohon yang tidak boleh digambar adalah : gambar pohon beringin, pohon kelap, pohon pisang dan pohon bambu.
untuk soal psikotes menggambar, adalah mengenai kelengkapan dan ketelitian , itu kunci dalam tes menggambar ini, seberapa jauh anda mempunyai permikiran terhadapa sesusatu hal apakan bisa menyeluruh apa tidak. Sebaiknya dalam tes menggambar ini, anda mengambar tanaman atau pohon yang mempunyai daun banyak, kayu atau ranting, buah, atau bunga dan akar. Pada setiap tes menggambar pohon yang dan tentunya bagi para pembaca sudah mempunyai gambaran , kira-kira pohon apa yang akan anda gambar, bantuan soal psikotes untuk mengambar pohon adalah, anda bisa menggambar pohon nangka, mannga, durian, jambu, dll, ini semua tergantung dari selera anda, yang dirasa gambar pohon mana yang mudah untuk digambar.
Untuk tips psikotes yang isinya contoh-contoh tes psikotes mengambar pohon , biasanya anda akan diberi kertas ukuran A4 putih pada lembar kertas putih tersebut anda disuruh untuk menggambar pohon dan memberi judul atau nama pohon apa yang anda gambar, semisal pohon nangka, tulisa jasa nama pohonnya pohon nangka, disamping itu juga ada soal psikotes matematika , dari beberapa soal tersebut adalah digunakan untuk menilai iq dan eq dari peserta tes psikotes tersebut. Dibawah ini ada gambar sketsa pohon yang siapa tau bisa memberi gambaran kepada anda, mengenai psikotes menggambar ini.
menggambar pohon
contoh soal psikotest menggambar pohon
Mengenai PSIKOTES pohon dan Manusia !!!!? teman saya kasih tau kalau saat gambar pohon Kedua, saat menggambar manusia, sebenarnya yang digambar itu kita dimasa yang berorientasi pada otak kiri. Dalam survei-survei, dahan-dahan digambar oleh orang yang logis dan saat Pohon Beringin tidak boleh di gambar?! contoh soal psikotes menggambar pohon. Dari gambar pohon dikanan ini , masih ada sedikit kekuranngannya, kira-kira anda tahu tidak, aspek kekurangan ini??? , nantinya yang akan di cek oleh bagian HRD , atau lembaga konsultan psikolog, yang melihat anda kurang mendetail dan menyeluruh.

Silahkan  baca artikel rekomendasi dari saya DISINI

Rabu, 25 Januari 2012

Soal Tes Pauli Kraepelin ( Tes Koran)

Tes skala kematangan adalah sebuah tes psikologi yang mengukur tingkat kedewasaan (kematangan sikap) seseorang dalam bertindak terhadap situasi tertentu dalam ilmu tes koran pauli kraepelin. Tujuan dari tes wartegg ini adalah mengeksplorasi (meneliti karakter kepribadian seseorang) terutama dalam hal emosi, imajinasi, dinamisme, kontrol dan reality function tes koran pauli kraepelin.
Tes Pauli Krapelin dikembangkan pertamakali oleh seorang psikiater bernama Emil Kraepelin. Kraepelin pada mulanya menciptakan alat tes yang digunakan sebagai alat bantu untuk mendiagnosa gangguan otak yaitu alzheimer dan dementia. Selanjutnya, pada tahun 1938 Prof. Dr. Richard Pauli bersama Dr. Wilhelm Arnold dan Prof. Dr. Vanmethod memperbaharui tes Kraeplin sehingga dapat distandarisasikan dan dapat pula dipakai untuk mendapatkan data tentang kepribadian. Saat ini tes tersebut dikenal dengan istilah Tes Pauli-Kraepelin. Untuk dapat mengerjakan soal psikotes pauli maupun soal psikotes lainnya dengan baik dan lulus psikotes, Ikutilah panduan dan tips psikotes yang kami berikan.
Adapun tujuan dari tes pauli-kraepelin ini adalah untuk mengukur karakter seseorang pada beberapa aspek tertentu, yaitu :
* Aspek keuletan (daya tahan)
* Aspek kemauan atau kehendak individu
* Aspek Emosi
* Aspek penyesuaian diri
* Aspek stabilitas diri
Dalam tes ini, sebenarnya anda hanya diminta untuk mengerjakan hitungan sederhana. Yaitu menjumlahkan deretan angka-angka. Namun yang menjadi masalah adalah jumlah deretan angka yang diberikan sangat banyak. Yaitu sebesar lembaran koran. Sehingga tes yang juga dikenal dengan istilah “Tes Koran” ini menuntut konsentrasi, ketelitian, stabilitas emosi dan daya tahan yang prima. Semakin banyak kesalahan yang anda buat, menunjukkan anda orang yang tidak teliti, tidak cermat, tidak hati-hati dan kurang memiliki daya tahan yang cukup terhadap stres atau tekanan pekerjaan.
Saran saya dalam tes kraepelin:
1.Konsentrasi pada lembar jawaban sendiri,jangan terpengaruh dengan peserta ujian yang lain,walaupun mereka telah mengerjakan dengan sangat cepat,karena belum tentu mereka lebih teliti.
2.Cermat dan teliti
3.Buatlah dan pertahankan Ritme pengerjaan (jika anda sudah mendapatkan ritmenya,maka akan terasa lebih mudah)

semoga bermanfaat..

Contoh Tes Koran Pauli Kraepelin
Jumlahkan deret angka-angka berikut (diatas dan dibawahnya) dan tulislah jawabannya diantara kedua angka yang anda jumlahkan.
pauli kraepelin Soal Psikotes Koran Pauli Kraepelin
Keterangan : Pada contoh diatas, angka yang dicetak tebal adalah jawaban penjumlahan dari dua bilangan yang berdekatan (yang diatas dan dibawahnya). 1+9 = 0 ; 9+7= 6 dan seterusnya. Jika hasil penjumlahan lebih dari dua digit, maka ditulis digit terakhirnya saja. Misal 7+6= 13 (ditulis angka 3 saja), tetapi tetap dengarkan instruksi dari pengarah, apakah hanya digit terakhir saja yang ditulis atau 2 digit yang ditulis.

Silahkan  baca artikel rekomendasi dari saya DISINI

Soal Tes Psikotes

al Tes Psikotes sering diDefinisikan sebagai Tes Psikologi atau lebih dikenal sebagai Psikotes adalah tes untuk mengukur aspek individu secara psikis. Tes dapat berbentuk tertulis, visual, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi kognitif dan emosional. Tes dapat diaplikasikan kepada anak-anak maupun dewasa. Tes ini dapat berbentuk tertulis, proyektif, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi atau kemampuan kognitif dan emosional seseorang.
Tujuan Tes Psikotes digunakan untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan secara mental dan apa-apa yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, intelegensi, atau bahkan fungsi neurologis, dan juga tes psikotes digunakan untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan orang secara mental dan faktor-faktor yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, dan intelegensi. Jadi sederhananya, psikotes adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui gambaran seseorang mulai dari kemampuan kognitifnya, kondisi emosinya, kecenderungan-kecenderungan sikap dan hal-hal yang mempengaruhi kecenderungan tersebut.

Soal Tes Psikotes

Jadi dalam psikotes, kemampuan yang diukur tidak melulu terkait dengan IQ seseorang. Selain tes IQ ada juga tes kepribadian, dan wawancara. Dari integrasi tes-tes tersebut, maka akan diperoleh gambaran mengenai orang yang di tes yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Aplikasi Tes Psikotes dapat dilakukan pada bermacam setting termasuk rekrutmen dalam perusahaan, mengetahui minat dan bakat anak / siswa, tujuan klinis, perkembangan anak, atau kustomisasi design dan modul dalam pelatihan / training.
Psikotes merupakan bagian dari rangkaian seleksi sebuah lowongan kerja, yang kerap memiliki arti penting. Psikotes, percaya atau tidak, merupakan perangkat untuk menangkap kecenderungan para pelamar, yang meliputi kemampuan intelektual atau kepribadian, biasanya sering disebut dengan soal psikotes. Dua hal ini tentunya akan disesuaikan dengan karakteristik pekerjaan yang tersedia.

Soal Tes Psikotes

Sebenarnya, proses psikotes itu sendiri cukup spesifik: dimulai dari perusahaan yang membuka lowongan kerja untuk beberapa posisi. Lalu perusahaan tersebut menetapkan sejumlah kualifikasi yang harus dipenuhi para pelamar kerja. Untuk alasan efisiensi, biasanya perusahaan tersebut meminta bantuan pada lembaga psikologi terapan untuk mengadakan psikotes yng dibutuhkan. Langkah selanjutnya, dengan gambaran kualifikasi yang ditetapkan perusahaan, lembaga tersebut berusaha menangkap kemampuan dan kecenderungan untuk memenuhi kualifikasi tersebut, Soal Tes Psikotes.